Laeli Rizki Amelia atau biasa dipanggil Kiki tak pernah berpikir akan bekerja di dunia sales and marketing PT Propan Raya. Selepas sekolah, Kiki yang lahir di Bali, awalnya hanya terpikir untuk bekerja di perhotelan. Maklum, Bali memang sangat terkenal dengan dunia pariwisata sehingga dunia hotel tumbuh sangat subur. Lantas apa yang membuatnya berubah haluan?

Pesona Bali dan dunia pariwisatanya, membuat Kiki tertarik terjun di dunia pariwisata. Bekerja di hotel menjadi target awal Kiki saat terjun ke dunia kerja. Berbekal kemampuan komunikasi, Kiki berhasil bekerja di salah satu hotel di Bali. Hanya saja, ada ruang kosong yang dirasakan Kiki saat ia bekerja di hotel.

Saat wisatawan berlibur dan berkunjung ke Bali dengan sejuta kebahagiaannya, Kiki merasa bahwa ia hanya menjadi penonton saja. Sebagai orang asli Bali, Kiki tak pernah jalan kesana-kemari. Padahal, salah satu mimpi Kiki adalah ia dapat berkeliling ke tempat-tempat wisata yang menarik dan Instagramable.

“Waktu itu saya hanya bisa mengkhayal saja, kapan bisa travelling kayak orang-orang. Enggak perlu jauh-jauh, minimalnya keliling Bali dulu. Soalnya, Bali saja belum banyak yang saya jelajahi. Pernah sih ke luar Pulau Bali, jalan-jalan ke Dufan Jakarta. Tapi, waktu saya masih kecil, bareng almarhum bapak. Selebihnya ya sekitaran Denpasar saja,” ucap Kiki.

Keterbatasan keuangan yang membuat Kiki tak bisa jalan kesana-kemari. Gaji yang ia peroleh dari hotel pun hanya sekadar dapat memenuhi kebutuhan utama dirinya, ibunya, dan adiknya. Maklum, ayahnya sudah meninggal semenjak ia masih kecil. Jadi, ia turut berkontribusi menghidupi keluarga.

“Sebenarnya, saya masih punya kakak pertama atau kedua. Keduanya pun masih membantu ibu dan adik. Hanya, namanya sudah berkeluarga saya paham, mereka juga punya tanggung jawab,” ucap Kiki. Keterbatasan inilah yang membuat Kiki akhirnya nekat keluar kerja dari dunia hotel. Bekerja sebagai sales dan marketing pun menjadi target Kiki selanjutnya.

Sebelum keluar kerja, Kiki tanya teman-teman: pekerjaan apa yang tak hanya bertumpu pada gaji, tetapi ada bonus? “Semua bilang ya jadi sales and marketing. Cari sana-sini, akhirnya saya diterima sebagai Product Consultant (PC) Propan Raya cabang Bali,” terang kiki.

Walaupun ayahnya sudah meninggal, Kiki berusaha semangat membahagiakan keluarganya.

Sejak 2016, Kiki resmi bekerja sebagai Product Consultant (PC) Propan Raya. “Jujur, buta banget pas pertama kali terjun. Modal saya hanya mau belajar dan berubah,” ucapnya. Untung, PT Propan Raya menyediakan trainning produk sebelumnya. Hanya saja, waktu yang cukup sebentar, dirasa Kiki masih kurang cukup untuk mendalami produk Propan yang jumlahnya luar biasa.

“Jadi, sambil bersih-bersih atau bereskan produk, saya sekalian baca-baca. Belajar sendiri. Saya hafalkan dari nama, fungsi, kegunaan, pokoknya semua. Jangan sampai, ada customer, saya enggak ngerti apa-apa,” ucap Kiki. Ia pun bersyukur, setelah dijalani, setiap bulannya ia mampu mengejar target yang dibebankan kepadanya. “Sejak masuk, hanya 3 bulan pertama yang enggak tercapai, selebihnya tercapai dan dapat reward,” ucapnya.

Strategi yang dijalankan Kiki cukup sederhana, yakni setiap ada customer dateng cari produk cat, ia langsung deketin. “SKSD lah, terus ajak ngobrol. Melayani dengan hati lah... Pokoknya, target customer harus pulang bawa produk Propan,” ucapnya menerangkan. Apa yang dilakukan Kiki, nyatanya berhasil. Sudah lebih dari 2 tahun, ia selalu mendapatkan reward setiap bulannya.

“Saya mem-push diri saya harus mencapai target setiap bulannya. Jangan sampai enggak mendapatkan reward karena gaji saya saat ini saya berikan buat orang tua dan buat kebutuhan yang penting-penting. Kalau reward buat membahagiakan diri sendiri,” ucapnya. Mimpi Kiki travelling ke tempat-tempat wisata yang menarik dan Instagramable pun sudah beberapa tahun ini bisa diwujudkan.

Dari uang reward itu, ia akhirnya bisa travelling ke tempat-tempat bagus, bisa makan di tempat enak, bisa traktir ibu dan adek makan enak juga. Walau masih sebatas Bali dan Lombok, Kiki tetap bersyukur. “Target berikutnya travelling ke Dufan. Pengen  ke sana lagi sambil nostalgia mengingat momen-momen indah bareng almarhum bapak,” ucapnya polos. Kiki pun percaya, enggak ada sesuatu yang enggak mungkin di dunia ini kalau dia mau berusaha.

National Key Account Manager PT Propan Raya Benny Saputra menerangkan bahwa Kiki bisa menjadi salah satu contoh baik, terutama bagi karyawan yang bekerja di dunia sales and marketing PT Propan Raya. “Perusahaan sudah menyiapkan reward yang terbaik dan setiap karyawan yang bekerja di divisi sales and marketing tentunya memiliki kesempatan terbuka untuk mendapat reward dan menambah keuangan. Jika Kiki bisa, harusnya yang lain bisa,” ucap Benny.  

KOMENTAR

Ada 0 komentar untuk artikel ini
Berita Terkait
SMK 46 dan SMK 58 Jakarta dipercaya untuk menghias tiang…
Lahir di Ngawi, 7 Februari 2018, Fheby Anggraini memberanikan diri…