Sesuai dengan tema Jimbafest 2018 yaitu “Menyame Braya” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “Kita adalah Satu”, panitia acara tak membeda-bedakan peserta yang mengikuti acara mural untuk kategori SD dan SMP. Dari anak sekolah biasa hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) ikut memeriahkan acara lomba mural pada Jimbafest 2018. Hasilnya pun menakjubkan!

Kepala Jurusan (Kajur) Desain Grafis New Media College Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali, Kadek Angga Dwi Astina, S.Ds., ACA., mengungkapkan bahwa tidak ada kriteria khusus yang ingin menjadi peserta pada acara lomba mural tingkat sekolah SD dan SMP ini, selain kriteria pesertanya adalah anak sekolah SD atau SMP dan setiap tim terdiri dari 5 peserta.

“Jika memang anak-anak tersebut memiliki hobi dan potensi menggambar, maka mereka berhak mengikuti lomba pengecatan mural ini. Selain itu, peserta harus memiliki ijin dari pihak sekolah untuk mengikuti acara lomba pengecatan mural,” ucap Angga, panggilan Kadek Angga Dwi Astina.

Juara 1 lomba mural kategori SD dan SMP pada acara Jimbafest 2018.

Lomba mural tingkat SD dan SMP ini dilaksanakan selama 2 hari, 21-22 April 2018. Peserta yang mengikuti lomba mural ini adalah anak-anak dari SLB Negeri 1 Badung, SD 1 Jimbaran, SMP Negeri 3 Kuta Selatan, SMP Negeri 5 Kutuh, SD 9 Jimbaran, SD 7 Jimbaran, SD 12 Jimbaran, dan SD 4 Ungasan.

Dewan juri pada lomba mural Jimbafest 2018 adalah Kadek Angga Dwi Astina, S.Ds., ACA. (Kajur Desain Grafis New Media College), Tjok Bagus Suryanatha, S.Sn. (Dosen STD Bali), dan Made Arini Hanindharputri, S.Sn., M.Sn. (Ketua STD Bali).

Semua peserta diberikan kebebasan untuk mendesain mural yang diinginkan, tetapi harus berhubungan dengan perayaan Hari Bumi yang biasa dirayakan pada 22 April 2018. Sementara, cat yang digunakan adalah cat Propan, yang juga mendukung acara Jimbafest dan mural tingkat SD. Agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan terkonsep baik, setiap peserta didampingi oleh satu kakak pembina dari STD Bali.

Juara 2 lomba mural kategori SD dan SMP pada acara Jimbafest 2018.

Setelah dilakukan proses penjurian, pemenangnya adalah SD 12 Jimbaran (Juara 1), SLB N 1 Badung (Juara 2), dan SMP N 5 Kuta Selatan (Juara 3). “Sejujurnya sulit bagi kami memutuskan mana juaranya karena ternyata gambarnya peserta mural ini bagus-bagus,” ucap Angga.

Semoga, dengan adanya kegiatan Jimbafest 2018 ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai ke-Bhineka Tunggal Ika-an dan kesadaran pada semua orang, terutama di kalangan generasi muda, terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup yang berdampak pada kehidupan di masa yang akan datang.

“Selamat kepada seluruh pemenang, teruslah berkarya dan buat bumi semakin hijau,” ucap Project Sales Unit Head Bali, Rionaga Yapi Putera.

KOMENTAR

Ada 0 komentar untuk artikel ini
Berita Terkait
Ada pepatah, belum ke Belitung kalau belum menikmati pantai dan…
PT Propan Raya cabang Cirebon mendukung acara pameran dan workshop…
Dalam rangka menyambut pesta olahraga Asian Games 2018, memperindah wajah…
Komunitas pelatihan dan hobi kayu Brotherwood Bandung mengadakan acara Brotherwood…
Hari Bumi adalah momen yang selalu dirayakan setiap tanggal 22…
Demi semakin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cat menjelang Hari…
Demi memberikan apresiasi kepada para pemilik toko yang menjual produk…
Tak bisa dipungkiri, pesona Belitung mulai memikat banyak orang hingga…
Wood Creativity Fair 2019 digelar di Kota Batu, Malang, pada…
Badan Pendidikan & Pelatihan DPP REI dan PT Bank Tabungan…
Sebagai perusahaan cat asli Indonesia, PT Propan Raya turut terpanggil…
Tekad Mulyo Gunarso untuk menjadi jawara di ajang CMNP Mural…
PT Propan Raya mendukung kompetisi menggambar mural yang diselenggarakan Kelompok…