Ada kebimbangan dari kami, panitia pengumpul dana, saat memutuskan akan memberikan donasi yang telah dikumpulkan dari semua karyawan dan manajemen PT Propan Raya: diberikan langsung atau diwakilkan kantor cabang Propan Raya di Palu. Tetapi, rasa ingin berbagi, lebih merangkul para karyawan Propan di Palu, serta mendekatkan diri kepada masyarakat yang terkena musibah gempa bumi dan tsunami, mengalahkan semua.

Selain karena ingin melihat langsung, kekuatan kami hadir karena ada dukungan yang luar biasa dari manajemen PT Propan Raya. Tanpa ragu, jajaran petinggi PT Propan Raya memutuskan untuk pergi ke Palu dan Donggala. “Saya ikut,” ucap CEO PT Propan Raya Kris Rianto Adidarma. Didampingi COO PT Propan Raya Erwin Widjaja, keduanya secara langsung datang mewakili jajaran manajemen PT Propan Raya sekaligus memberikan bantuan yang terkumpul kepada karyawan dan masyarakat yang terkena musibah gempa dan tsunami.

Kondisi bangunan luluh lantak karena terkena gempa dan tersapu dengan geloombang tsunami.

Minggu, 2 Desember, jadi saksi perjalanan kami menuju Palu dan Donggala. Matahari belum menampakkan wajahnya saat kami, Irfan dan Geti Witayani, yang mewakili panitia Propan Care for Palu dari kantor pusat (terdiri dari Ifan Winata, Andreana Dewi, Deva Renitasari, dan Oni Marga Pribadi) menuju ke Palu sehari lebih awal. Sesampainya di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu, darah kami langsung berdesir kencang.

Bukti nyata ganasnya gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Palu dan Donggala, di Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018), sangat terlihat saat kita sampai di ruangan bandara. Ada banyak retakan di dinding, lantai keramik terangkat, tangga rusak, bekas plafon ambruk, dan toilet tak beroperasi. “Ini baru intro kak,” ucap Riyan Rengga Prasetya didampingi Sutrisno Yahya (Tino) dan Ashar, tim Propan Raya cabang Palu dan Makassar yang menjemput kami.

 

Kondisi tenda pengungsian warga saat ini. Satu kartu keluarga (KK) satu tenda.

Sepanjang perjalanan, kami semakin tertegun dengan beragam kondisi yang terlihat. Semakin menjelajah masuk ke dalam kota Palu, terutama daerah pinggir pantai, nafas kami semakin dibuat berat. Banyak bangunan yang rata dengan tanah. Jikalau berdiri, banyak yang sudah tidak berfungsi karena rusaknya struktur bangunan. Beberapa jalan yang kami lalui pun cukup sepi dari lalu-lalang orang maupun kendaraan. Padahal, sebelum bencana melanda, jalan-jalan ini selalu ramai dilalui kendaraan.

Di dalam mobil, Riyan dan Tino menceritakan apa yang terjadi saat bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi, melanda. Dari mulai dahsyatnya bencana, kepanikan yang terjadi, kekurangan logistik, hilangnya harta benda, penjarahan yang menegangkan, ketiadaan listrik, matinya sinyal telekomunikasi, hingga banyaknya korban meninggal dan bau busuk yang dirasakan warga. Bahkan, Tino termasuk salah satu yang kehilangan rumah, ambruk karena gempa bumi. Padahal, rumahnya baru selesai dibangun. Enggak kebayang perasaannya…

Seharusnya ini toko tutup pukul 21.00 WITA, tapi kami masih tahan hingga pukul 22.15 WITA. Terima kasih pemilik toko...

Tak hanya menceritakan musibah, kami juga terus berkoordinasi demi kesuksesan acara donasi “Dari Propan untuk Palu dan Donggala”. Mengingat, ada 5 titik lokasi yang akan menerima donasi, yakni sekolah YPIA Al Hidayah Besusu, karyawan Propan Raya cabang Palu, dan 3 dusun pengungsian yang berada di daerah Tanjung Pandan. Keseluruhan donasi akan diberikan secara langsung oleh CEO dan COO PT Propan Raya. Kami bersyukur, tim Propan Palu dan Makassar yang dikomandai oleh Yusni Muis, Martha Antoni, Ashar, sangat tanggap.

Selesai berkoordinasi di Kota Palu, kami melanjutkan perjalanan ke daerah Tanjung Pandan. Menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam dari kota Palu, kami makin dibuat merinding saat melewati beberapa lokasi yang terkena gempa dan tsunami. Banyak bangunan yang tersapu tsunami, bahkan jalan beraspal pun hilang. Jadi, terbayang sudah, sekuat apa bencana yang terjadi di Palu dan Donggala? Apalagi, tak hanya gempa, musibah yang terjadi disusul dengan gelombang tsunami dan likuifaksi yang menelan bangunan serta manusia secara utuh ke dalam tanah.

Beragam barang yang akan didonasikan bagi masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Melewati daerah Donggala, ada rasa takut yang menghinggapi kami. Perjalanan melewati tebing membuat kami harus ekstra berhati-hati. Titik longsor dengan pemandangan bebatuan besar yang berada di tengah jalanan, membuat kami harus waspada. Doanya, jangan sampai pas kami lewat ada longsor atau batu jatuh dari atas tebing. Ya, struktur tanah di sepanjang tebing yang panjangnya puluhan kilometer saat ini kondisinya tidak stabil setelah gempa yang melanda.

Sesampainya di daerah Tanjung Padang, kami langsung bergegas melakukan koordinasi dengan para penanggung jawab di area pengungsian. Secepat mungkin, kami berkoordinasi dengan 3 dusun yang ada di Desa Tanjung Padang. Koordinasi berjalan lancar, bahkan kami senang mereka sangat bahagia dengan kedatangan kami. Hanya, kami seakan dibuat spot jantung lagi. Ada warga yang menginformasikan bahwa kami tidak boleh melebihi waktu pukul 17.00 WITA sampai Kota Palu. Alasannya, ada titik jalan yang menghilang akibat air laut pasang. Duh!

Kerjasama tim yang luar biasa dari karyawan Propan Raya yang tanpa lelah menyiapkan semua hal secara lebih detail.

Setelah koordinasi selesai, kami langsung bergegas meluncur ke Kota Palu. Selain untuk menghindari air laut pasang, kami juga masih punya pekerjaan rumah, yakni mencari barang untuk kebutuhan sekolah anak-anak. Jujur, sangat susah mencari barang di sana, setelah musibah ini. Toko sudah banyak yang tutup, bahkan sekelas Gramedia hanya beroperasi hingga pukul 17.00 WITA. Sementara, kami sampai Palu saja sudah pukul 18.00 WITA.

Selesai membeli semua kebutuhan tambahan, kami secepatnya menyelesaikan. Rasa lelah, rasanya sudah tak terasa lagi di badan kami. Rasa takut pun bahkan tidak sempat hinggap di pikiran kami. Yang kami pikirkan adalah bagaimana memberikan yang terbaik bagi para donasi bagi mayarakat Palu dan Donggala. Semua yang kami kerjakan akhirnya selesai pukul 1.30 WITA. Kami pun segera bergegas ke home stay untuk beristirahat. Cerita selanjutnya, klik: Donasi ke YPIA Al Hidayah Besusu

KOMENTAR

Ada 0 komentar untuk artikel ini
Berita Terkait
Rasa lelah dan kantuk yang menghampiri kami sepanjang perjalanan, karena…
Beberapa pasang mata menatap tajam ke arah kami, tim Propan…
Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Palu…
Di penghujung tahun 2015 lalu, PT Propan Raya resmi meluncurkan…
Arsitektur Nusantara sudah mendarah daging di tubuh PT Propan Raya…
Menyadari akan bahaya global warming yang maha dahsyat, PT Propan…
Menjaga dan melestarikan bangunan cagar budaya bukan pekerjaan yang ringan.…
PT Propan Raya terus melakukan dukungan terhadap perkembangan pembangunan ekonomi…
Guna memberikan kemudahan bagi Anda yang membutuhkan jasa pengecatan rumah…
Guna memberikan kemudahan bagi Anda yang membutuhkan jasa pengecatan rumah…
Guna memberikan kemudahan bagi Anda yang membutuhkan jasa pengecatan rumah…
Dalam rangka pengembangan industri melalui “Program Pengembangan Industri Argo” dengan…
Selain memamerkan dan menjual produk catnya, ada agenda lain yang…
  Demi mendekatkan diri dengan para konsumennya, PT Propan Raya…
Untuk menjawab kebutuhan finishing mebel dan furnitur kaum milenial, PT…
Jakarta, 5 Oktober 2018. Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI, Badan Ekonomi…
PT Propan Raya mengadakan pelatihan dan workshop pengecatan bagi para…
PT Propan Raya terus menyebarkan edukasi dan informasi pengecatan kepada…
Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi terkait dengan Program Sejuta Rumah…
Minimnya pemahaman masyarakat terkait dengan seni jalanan, terutama di Provinsi…
Indonesia kembali berduka. Sabtu, 22 Desember 2018, musibah tsunami melanda…
Komitmen Propan Raya dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui pemberian edukasi…
Demi memberi edukasi di bidang seni kriya, Jejaring Craft (Komunitas…
Pameran material dan teknologi bangunan terbesar di Indonesia bernama 'Indobuildtech…
Tim Propan Raya tak henti-hentinya menyebarkan edukasi pengecatan kepada khalayak…
Demi semakin mendekatkan diri dengan para customer-nya, Propan Raya dan…
Demi memenuhi kebutuhan material cat untuk mendukung program pengadaan rumah…
Puluhan pelukis mural dan artis graffiti dari berbagai daerah ikut…
Setelah menandatangani Nota Kerjasama (MOU) pada 24 Mei 2019 lalu,…
Do it yourself atau biasa disingkat DIY untuk memperbaiki atau…
Tagline “Go to Waterbased, Save The Planet” yang digaungkan PT…
Heboh dan meriah. Suasana inilah yang terekam pada acara pembukaan…
Sebagai perusahaan cat asli Indonesia yang menghargai nilai arsitektur dan…
Dinobatkan sebagai lokomotif pengembangan Arsitektur Nusantara yang merupakan bagian dari…
Demi lebih mendekatkan diri dengan para konsumennya, PT Propan Raya…
Proses pengecatan lantai beton sangat dipengaruhi oleh permukaan lantai betonnya.…
Akademi Bambu Nasional (ABN) menyelenggarakan seminar dan workshop dengan tema…
PT Propan Raya menggelar acara bincang santai bertema “Mempercantik Interior…
Bunga Fatia, grafitti artist muda Indonesia, tak sekadar memamerkan karya…
Semua orang bisa menjadi pebisnis, tetapi belum tentu bisa mempertahankan…
Demi terus memberikan produk dan pelayanan terbaik bagi konsumennya, PT…
Bukan sekadar memamerkan produk catnya saja. Pada acara Pameran Perkembangan…
PT Propan Raya kembali meraih prestasi yang membanggakan. Pada ajang…
Kerjasama antara PT Propan Raya dengan Pemprov DKI Jakarta terus…
Demi memperindah wajah Jakarta sekaligus menyemarakkan pesta olahraga Asian Games…
Dalam rangka menyambut pesta olahraga Asian Games 2018, memperindah wajah…
Mengusung tema “Polymer Flooring dan Waterfroofing”, acara yang ditujukan bagi…
Dalam rangka pelaksanaan dan pengawasan barang yang beredar di pasaran,…
Tahukah Anda, Toko Cat Lancar sudah memiliki lebih dari 20…
Baraya Hobi Kayu Jawa Barat merupakan tempat kumpulnya komunitas pecinta…
Beda dan tidak biasa. Hal inilah yang tampak terlihat pada…
Keberhasilan perusahaan salah satunya ditentukan oleh adanya kedisiplinan dalam menerapkan…
Perjalanan Toko Welly hingga menjadi seperti ini sudah melalui proses…
Dedikasi PT Propan Raya terhadap Arsitektur Nusantara bisa dikatakan sangat…
Sebagai bagian dari kegiatan penguatan internal kelembagaan, Indonesia Creative Cities…
Anda tinggal di daerah Padang dan butuh cat Propan? Datang…
Sejak 10 tahun lalu, PT Propan Raya telah mengubah laju…
PT Propan Raya, Wings Group, dan Koran Sindo bekerja sama…
Visi PT Propan Raya yang ingin menjadi perusahaan cat dan…
Kapal umumnya terbuat dari material kayu. Namun, Dosen institut Teknologi…
Anda yang berdomisili di Medan dan sekitarnya, kini tak perlu…
Toko Cat Hartono Jaya di Medan berencana akan membuka cabang…
Hingar-bingar pesta perayaan Asian Games XVIII-2018 kian terasa. Berbagai persiapan…
Sabtu, 25 Agustus 2018, Propan Jabar mengadakan acara workshop aplikasi…
Acara Makers BDG yang diselenggarakan komunitas Brotherwood Bandung dan didukung…
Acara Makers BDG yang diselenggarakan pada Sabtu, 25 Agustus 2018,…
PT Propan Raya menerima penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta pada…
Alkindo Mitra Raya (AMR) bekerjasama dengan Klinik Darma Nusantara melakukan…
  Inovasi cat yang dikembangkan PT Propan Raya kini siap…
PT Propan Raya kembali menorehkan tinta emasnya pada ajang Social…
Semangat PT Propan Raya dalam mendukung kemajuan Arsitektur Indonesia terus…
PT Propan Raya terus berinovasi dengan melahirkan produk cat berkualitasnya.…
PT Propan Raya kembali berpartisipasi pada pameran WoodTalk & Festival…
Keputusan-keputusan bisnis seorang Chief Executive Officer (CEO) sangat menentukan nasib…
Propan Raya turut memamerkan berbagai macam produk catnya pada acara…
Deretan pemenang Panasonic Gobel Awards 2018 telah dibacakan di Ballroom…
PT Propan Raya turut berpartisipasi dalam acara gathering yang diselenggarakan…
Dalam rangka mempertajam pengetahuan dan pengalaman tentang industri marine coating…
Selasa, 8 Januari 2018, adalah sebuah peristiwa bersejarah bagi Yuwono…
Sebagai perusahaan asli Indonesia yang sedang menggaungkan slogan “Think Big,…
Sebagai perusahaan cat asli Indonesia yang memiliki keterikatan dengan arsitek…
Wood Creativity Fair 2019 digelar di Kota Batu, Malang, pada…
Demi memberikan informasi yang tepat terkait dengan pengecatan cat kayu,…
Badan Pendidikan & Pelatihan DPP REI dan PT Bank Tabungan…
Dalam rangka memperkuat destinasi Tanjung Kelayang yang ditetapkan oleh Presiden…
Pameran bahan bangunan, konstruksi, dan keramik yang dikenal dengan nama…
Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-37, Ikatan Nasional Konsultan…
Komitmen PT Propan Raya untuk mendukung pembangunan Indonesia yang lebih…
Pameran bahan bangunan, konstruksi, dan keramik yang dikenal dengan nama…
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, GAPENSI menyelenggarakan…
Dalam rangka memeriahkan acara ulang tahun yang ke-62 Depo Pemeliharaan…
Sabtu, 6 April 2019, komunitas Hobikayu bersama dengan Kementerian Pendidikan…
Bekerjasama dengan Ciputra Group, Propan Raya—perusahaan cat asli Indonesia—melakukan peresmian…
Acara “Ngofi” atau Ngobrol Finishing yang digagas oleh Tim Cat…
Demi lebih mendekatkan diri dengan semua kalangan sekaligus mempermudah masyarakat…
Propan Raya terus menunjukkan tajinya di industri tanah air. Sukses…
Sabtu, 11 Mei 2019, Propan Raya melalui divisi cat kayu…
Propan Raya cabang Cirebon mengadakan acara Halal Bihalal bareng Komunitas…
Selain seri fancy color PROPAN WOODSTAIN PWS-633 yang mampu mencerahkan…