Bakti sosial yang diadakan pada Sabtu, 10 Maret 2018, mengambil tema “Crafter Ulin Bandung untuk Silaturahmi, Berkarya, dan Berbagi”. Acara yang diselenggarakan Komunitas Decoulovers Bandung dan didukung oleh PT Propan Raya ini ditujukan untuk memperkenalkan, mengajarkan, dan membuka wawasan kepada anak-anak panti asuhan bahwa dengan kondisi apapun mereka masih tetap bisa berkarya.
Ketua Komunitas Decoulovers Bandung Yulitasari Johan mengatakan bahwa diadakannya bakti sosial (baksos) dengan melibatkan anak-anak panti asuhan ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya pihak yang belum menyadari bahwa di sekitar kita terdapat orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan terkait dengan nilai-nilai luhur kemanusian.
“Atas dasar inilah, kami dari Komunitas Decoulovers Bandung menggandeng PT Propan Raya untuk mengadakan acara baksos dengan anak-anak panti asuhan. Acara ini sekaligus merayakan hari ulang tahun pertama berdirinya Komunitas Decoulovers Bandung,” ucap Yulitasari Johan.
Berlokasi di ruang serbaguna Lapangan Gasmin Antapani, acara baksos ini melibatkan beberapa anak panti asuhan yang berada di sekitar Bandung. Dikemas dalam bentuk workshop, anak-anak panti asuhan ini diajarkan caranya mempercantik tas dari bahan daun pandan dan talenan dengan konsep Decoupage.
Retail Product Promotor (RPP) Head PT Propan Raya Bandung, Erwan Permata Ananda sedang menjelaskan produk Propan sebelum acara workshop dimulai.
Untuk tas, para peserta diminta untuk menempelkan tisu menggunakan lem ke tas sesuai dengan gambar yang diinginkan. Setelah kering, baru di-finishing dengan menggunakan Acrylux AAL–965 Clear Doff atau Clear Gloss sesuai tampilan tingkat kilap yang mereka suka. Selain memberikan warna dan mempercantik tampilan, finishing ini juga berfungsi sebagai pelindung tisu bergambar agar tidak mudah rusak.
Sementara, pada media talenan, para peserta diminta untuk mengecat bagian permukaan talenan dengan menggunakan cat tembok Propan Ceria CR–6100 dan Propan Furniture Wax PFW–333 Natural. Baru setelah itu, mereka menempelkan tisu bergambar lalu di-finishing menggunakan Acrylux Clear. Para peserta didampingi oleh anggota Decoulovers untuk teknik pembuatan seni Decoupage-nya dan tim PT Propan Raya untuk tahapan finishing-nya.
Retail Product Promotor (RPP) Head PT Propan Raya Bandung, Erwan Permata Ananda, mengungkapkan bahwa produk cat Propan yang dipakai berbasis air dan ramah lingkungan. “Selain itu, produk yang dipakai ini tak berbau. Jadi, adek-adek ini enggak perlu khawatir dengan masalah bau. Walau workshop-nya dilakukan di dalam ruangan, adek-adek tidak akan mencium bau yang aneh,” ucap Erwan kepada peserta workshop.
Potret keceriaan anak-anak yang mengikuti workshop.
Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan workshop. Bahkan banyak yang terkagum-kagum dengan hasilnya. Barang yang awalnya terlihat biasa, jadi luar biasa setelah diberikan seni Decoupage. “Kami harap selepas dari acara ini anak–anak semakin percaya diri bahwa mereka pun mampu menyulap barang biasa menjadi barang yang luar biasa menggunakan teknik Decoupage dan finishing yang telah mereka pelajari,” ucap Ketua Panitia Baksos Prolita Loly.
Di sisi lain, Yulitasari Johan juga berharap dengan keahlian yang mereka miliki pada akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup anak-anak ini di kemudian hari. “Semoga ini menjadi bekal yang bagus buat mereka ke depannya. Mereka juga dapat membagi apa yang mereka pelajari dengan teman atau lingkungan sekitar,” tutupnya.